Translate

Know the Symptoms of Uterine Myoma, Maybe You Experience it

Miomi uteri atau yang disebut dengan istilah fibroid atau leiomioma uteri merupakan sebuah gangguan pada organ reproduksi yang paling sering dialami oleh para wanita. Sedangkan untuk  gejala mioma uteri sendiri sampai saat ini masih belum diketahui, hal inilah yang membuat deteksi miom sering kali terlambat yang membuat resiko penyakit semakin tinggi. Ada berbagai macam kategori mioma berdasarkan lokasinya yang sangat berfariatif. Dan pada kesempatan kali ini kami akan membahas jenis-jenis mioma uteri berikut gejalanya.
Jenis-Jenis Mioma Uteri
Sebelum kita membahas gejala mioma uteri, terlebih dahulu anda harus mengetahui jenis-jenis dari mioma uteri. Karena jenis miom akan mempengaruhi tanda-tanda penyakit miom yang dialami. Ada tiga jenis mioma uteri yang harus anda ketahui yang antara lain adalah pertumbuhan miom yang tetap di dalam dinding rahim, pertumbuhan mioma uteri ke arah rongga rahim dan pertumbuhan mioma uteri ke arah permukaan dinding rahim. Ketiga jenis mioma ini selain dapat mempengaruhi gejala yang timbul juga mampengaruhi efek negatif yang ditimbulkannya. Untuk mioma yang tumbuh di dinding rahim pada umumnya berdampak pada lemahnya kandungan, pendarahan yang cukup hebat pada saat menstruasi hingga timbulnya rasa nyeri saat haid.
Sedangkan pertumbuhan mioma uteri ke arah rongga rahim pada umumnya disertai dengan gejala mioma uteri yang antara lain seperti gangguan sulit hamil, pembengkakan pada tumor hingga akhirnya dapat berdampak pada kemandulan. Untuk menghindari hal ini tentu perlu adanya deteksi dini untuk segera dilakukan pemeriksaan. Namun hal ini akan terasa sulit karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait gejala umum mioma uterus. Hal ini tidaklah salah mengingat gejala yang timbul tidak terlalu spesifik dan sulit untuk dideteksi jika tidak dilakukan pemeriksaan medis.
Gejala-Gejala Mioma Uteri
Selain gejala mioma uteri yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa gejala yang menandai tumbuhnya miom di dinding rahim anda. Apa saja gejalanya. Gejala yang timbul pada awal dan kondisi lanjut tidaklah sama. Namun ada beberapa gejala yang harus anda waspadai, yang antara lain seperti pendarahan hebat baik pada masai haid maupun di luar masa haid yang pada umumnya juga dibarengi dengan gangguan anemia akibta terlalu banyaknya darah yang keluar. Selain itu tekanan miom yang cukup kuat akibat semakin bertambahnya ukuran miom yang semakin membesar turut menjadi gangguan. Pada umumnya gangguan penekanan ini terjadi di kandung kemih, organ rongga panggul dan ureter dapat menimbulkan gangguan buang air kecil maupun besar, bahkan terkadang disertai dengan infeksi pada rahim.
Selain itu para penderita mioma uteri ini mengalami gangguan sulit hamil. Hal ini bukan tanpa alasan. Miom yang telah membesar akan menyebabkan penekanan pada saluran indung telur yang membuat saluran indung telur terhambat yang berdampak pada sulitnya proses pembuahan. Apabila dibiarkan secara terus menerus maka dapat berakibat pada kemandulan. Dan gejala mioma uteri selanjutnya adalah terasa kenyal pada bagian bawah perut yang dekat dengan rahim. Selain itu gangguan ini juga berdampak pada gangguan selama proses kehamilan.
Agar mioma uteri tidak menimbulkan dampak negatif, maka ada beberapa hal yang harus anda lakukan. Selain harus memahami gejala mioma uteri secara mendalam, ada baiknya anda melakukan pemeriksaan secara rutin, terutama bagi anda yang telah menikah dan mulai memasuki usia menopause. 
Deskripsi: Gejala mioma uteri cukup sulit dideteksi, untuk itu perlunya kejelian dalam mengetahui gejala umum yang dapat menjadi tanda tumbuhnya miom.

0 Response to "Know the Symptoms of Uterine Myoma, Maybe You Experience it"

Posting Komentar